Aku iri ketika orang bisa fasih berbahasa
Sedangkan aku masih trtatih dan berfikir untuk bicara
Aku iri pada orang yang jago debat
Sedangkan untuk ngomong dan mengungkapkan saja susah
Aku iri pada orang yang memiliki harta yang banyak
Dan bisa membantu dengan hartanya untuk dakwah
Sedangkan aku masih mencari untuk diri sendiri
Aku iri pada penulis yang bisa merangkaikan kata menjadi untaian kalimat
“Dakwah Grow Together”
8:50:00 AM |
Label:
tsaqofah
Dakwah merupakan kewajiban bagi setiap
manusia, apalagi sejak runtuhnya daulah khilafah. Ummat manusia mengalami kebingungan,
kehilangan arah tanpa ada pegangan
ibarat anak yang kehilangan induknya. Melihat kondisi ini sangat miris sehingga
dakwah sangat urgen bagi setiap individu. Tapi sayangnya yang benar-benar sadar
terhadap arti pentingnya dakwah demi penegakan daulah khilafah baru segelintir
orang. Jadi orang yang sudah tersadarkan dan yang mau bergabung dalam barisan
dakwahlah yang akan menyebarkan bara api ideologi ini pada yang lain.
KONFERENSI INTELEKTUAL MUSLIMAH UNTUK BANGSA KHILAFAH : JALAN BARU MELAHIRKAN GENERASI CEMERLANG
![]() |
| UNDANGAN |
Generasi
yang berkualitas adalah generasi yang memiliki kepribadian yang luhur. Generasi
seperti ini akan menghantarkan bangsanya menjadi bangsa yang besar, kuat dan
terdepan. Gambaran generasi tersebut berbeda dengan fakta yang ada saat ini.
Korupsi, freesex dan tawuran adalah gambaran generasi rusak yang ada saat ini.
Banyak pihak yang mengandalkan sektor pendidikan untuk menyelesaikan
problematika tersebut. Akan tetapi, sektor pendidikan yang dimaksud tentu harus
ditunjang dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang baik, sistem
ekonomi yang kuat serta legalisasi undang-undang yang mendukung cita-cita
tersebut.
Harapanku Pelitaku
By. Suci Rahmadini
Adik-adikku,
Engkaulah permata keluarga
Pelangi setelah turunnya hujan
Bintang di malam hari
Rembulan yang datang tersipu malu
Dan matahari di siang hari yang memberikan
cahaya pada seluruh dunia
Dik,
Kita tidak tahu kapan akan datangnya hari
itu
Hari dimana nyawa berpisah dari badan
Apa yang telah kita persiapkan dik?
Perlukah Kita Bersyukur?!
Oleh: Suci Rahmadini
Beberapa hari yang lalu saya
diuji oleh Allah dengan ujian sakit. Selama 4 hari saya terbaring terus di
tempat tidur. Makan saja susahnya masuk ke dalam mulut, apalagi ketika
mengunyah makanan rasanya leher ini terasa ikutan ketarik. Masya Allah sungguh
terasa sakit dan perih. Dan menelan pun juga susah. Lidah terasa pahit. Makanan
yang enak sekali pun tak bisa masuk ke dalam mulut, kecuali bubur. Jadi makanan
favoriteku selama sakit adalah bubur ayam. :D Pagi bubur, dan malam pun bubur
:D Alhamdulillah dari pada gak ada yang masuk ke dalam perut. Cukup untuk
mengganjal perut yang kosong.
Sungguh nikmat sehat itu suatu
anugerah terindah yang dirasakan oleh orang yang sakit. Sampai-sampai aku
mengatakan pada salah satu sahabat di kosan, “Mb, sepertinya kalau aku sembuh,
aku gak akan menolak makanan, alias akan makan tepat pada waktunya, jadi
makannya itu bisa jadi enak, hehe”…
Langganan:
Komentar (Atom)














