RSS
Tampilkan postingan dengan label Kisah Nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Nyata. Tampilkan semua postingan

Batas Tanggungjawab #Pidana Anak [2]


Oleh: Arini Retnaningsih

Definisi Anak dalam Islam
   
   Pendefinisian anak dan sampainya ia pada kedewasaan adalah pembahasan mendasar dalam hukum Islam. Ini karena ketika anak sampai di usia baligh, maka ia terbebani dengan taklif, yang membuat amalnya diperhitungkan sebagai pahala dan dosa. Begitu pula anak yang sudah baligh dianggap layak untuk mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya. Pendefinisian anak yang tidak tepat memiliki implikasi terhadap cara pandang kita kepada anak yang nantinya ikut andil juga dalam memunculkan kejahatan anak-anak.

   Islam mendefinisikan anak adalah mereka yang belum mencapai masa baligh. Prof. Dr. Hj.Huzaemah T.Yanggo, MA dalam bukunya Fiqih Anak, mengatakan bahwa al-bulugh adalah habisnya masa kanak-kanak. Pada laki-laki, baligh ditandai dengan bermimpi (al ihtilam), dan perempuan ditandai dengan haid. Rasulullah saw bersabda :

“Pena –pencatat amal- itu diangkat dari tiga : dari orang yang tidur sampai ia bangun, dari anak kecil sampai ia dewasa (yahtalima), dan dari orang gila sampai ia sadar.” (HR Baihaqi).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Batas Tanggungjawab #Pidana Anak [1]


Oleh: Arini Retnaningsih


   AQJ, anak Ahmad Dhani, yang masih berusia 13 tahun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan di tol Jagorawi yang memakan 7 korban tewas dan 9 lainnya luka-luka . AQJ mengemudikan sendiri mobil sedan Lancer dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali. Mobilnya menabrak pembatas jalan dan menyeruduk Granmax yang melaju dari arah berlawanan.


   Kasus kecelakaan ini mengundang kontroversi yang hangat karena melibatkan anak di bawah umur, dengan jumlah korban tidak sedikit. Beberapa pihak menuding orang tua AQJ adalah pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban dalam kasus ini. Kadiv Pengawasan dan Monev Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), M Ihsan menilai Abdul Qodir Jaelani atau yang lebih akrab disapa Dul ini merupakan korban salah asuh orang tua. “Orang tuanya tidak memahami ada hal yang sudah dibolehkan untuk anak-anak dan yang yang belum, baik secara hukum, maupun nilai dan norma,” katanya (Republika online, 08/09/2013).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Manisnya Coklat di Minggu Pagi....... ^_^


by. Suci Rahmadini



Minggu, 12 Februari 2011 tidak ada agenda di kampus. Sebenarnya aku punya agenda untuk menghadiri undangan pernikahan seorang teman yaitu Crafty Rini Putri dengan Inshany. Apa daya, namanya kesehatan tak bisa terelakkan, kondisi fisik yang kurang fit sehingga membatalkan pergi ke walimahan. Padahal sudah buat janji sama Uni Za untuk berangkat bareng. Barakallah ya Put, semoga jadi keluarga sakinah, mawaddah, warohmah. J

Mikir-mikir juga aktivitas apa yang harus dilakukan supaya tetap bermanfaat. Maka diputuskan untuk menggunakan waktu bersilahturahmi sama keluarga dan sahabat, walaupun via telpon. Pertama kali aku telpon Ayah, Ibu, dan adek-adek di kampung. Aku jauh dari mereka, jauh di rantau orang yang dipisahkan oleh selat Sunda. Sudah satu minggu lamanya tak menghubungi mereka, rasa rindu yang sudah membuncah. Sudah lepas kangen setelah ngobrol sama Ayah, Ibu, Tiara, Ilham, Dira dan Ifa. Heboh saat bicara sama Ifa, ketika tau yang telpon itu aku dengan reflex dia bilang “Lolo jo Es Kliim Ifa, ma kak Dini? Banyak yooo….!”, Hahaha Si bungsu masih ingat sama permen dan ice cream yang dijanjikan. Gimana caranya mau kasih ice cream coba, aku jauh gini :D walaupun aku hanya menjawab, Insya Allah kalau kakak pulang ke rumah, kakak beliin ice cream untuk Ifa. Kakak sayang Ifa, pelangiku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pesan di "ponsel"



Ini adalah kisah nyata Pengorbanan Ibu selama Gempa Jepang.

 
Setelah Gempa telah mereda, ketika para penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayat-nya melalui celah-celah. Tapi wanita tersebut berpose begitu aneh, dia berlutut seperti seseorang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang mendukung oleh suatu benda. Rumah roboh telah menimpa punggung dan kepalanya.

Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita itu. Dia berharap bahwa wanita ini bisa jadi masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku menandakan bahwa wanita tsb pasti telah meninggal.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS